Universitas Riau terus membuktikan eksistensi sebagai salah satu Perguruan tinggi yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Salah satu program yang saat ini dilaksanakan yakni pengobatan gratis di pulau Terluar Indonesia, pulau Rupat Utara desa Teluk Uru tanggal 9 - 10 Oktober 2010.
Menurut Ketua LPM UR Prof. Zulkarnain, MSc program ini adalah kerjasama UR dengan Polisi Air Polda Riau yang telah di rintis oleh Rektor UR Prof. Dr. Ashaluddin Jalil, MS. dan Direktur Pol Airud Polda Riau Kombes Pol. Drs. Zainal Paliwang. "kami menggelar program pengobatan gratis dan sosialisasi mengenai motivasi pendidikan bagi masyarakat-masyarakat di daerah terpencil khususnya pulau Rupat. Turut ikut serta dalam kegiatan ini 5 orang dokter dari Fakultas Kedokteran UR seperti Dr. Suyanto, Dr. Laode, dan satu dosen dari Fakultas Keperawatan," ucap Pro. Zulkarnaen.
Kegiatan yang digelar jelang perayaan Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 oktober mendatang, menjadi sebuah penyulut semangat kepada warga di pualu Rupat dan masyarakat di pulau-pulau terluar, bahwa perguruan tinggi selalu siap memberikan dedikasinya.
Sementara itu dr.Suyanto menuturkan kegiatan ini cukup antusias diikuti oleh seluruh masyarakat di pulau Rupat khususnya desa Teluk Uru kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. "Rasa letih dan penat kami menempuh perjalanan selama 10 jam dari Pekanbaru terobati dengan semangat dan antusias warga Rupat Utara yang datang berbondong-bodong ikut serta dalam program pengobatan masal, sosialisasi motivasi pendidikan," ucap dr. Suyanto.
Pada acara ini Kombes Zainal Paliwang juga menyerahkan secara simbolis bantuan pengobatan kepada warga sekitar. "ini adalah satu bentuk program kami untuk terus memberikan perhatian kepada warga masyarakat sekitar dan melalui program inilah ada sebuah rasa kebersamaan bagi kita semua untuk menjaga Kamtibnas di daerah pulau terluar yang langsung berbatasan dengan negara tetangga,” ucap beliau.
Cerita misteri tentang anjing setan penghisap darah atau chupacabra dipecahkan oleh salah satu ilmuwan. Cerita seram tentang anjing moster yang "hot" tiap menjelang perayaan Halloween di akhir Oktober akan berubah menjadi penjelasan ilmiah. Namun, jangan mendambakan penjelasan tentang adanya spesies baru anjing yang menghisap darah, karena chupacabra sebenarnya hanyalah anjing liar biasa yang terkena kudis yang mematikan.
Mitos tentang chupacabra, atau yang juga dikenal dengan anjing setan penghisap darah kambing (goat sucker), bermula dari adanya laporan tentang penyerangan hewan ternak di Mexico dan Puerto Rico. Hewan ternak yang terserang ditemukan mati dengan luka tusukan dan kehabisan darah. Isu lalu berkembang lebih besar ketika peristiwa yang sama juga ditemukan di wilayah lain Amerika Latin dan Amerika Serikat.
Dari situlah, masyarakat setempat mengembangkan cerita tentang adanya makhluk jahat yang dideskripsikan mirip anjing, mirip reptil, dan mirip binatang pengerat. Makhluk ini menurut anggapan masyarakat memiliki moncong yang panjang, taring yang besar, kulit yang bersisik dan kering serta bau yang sangat menjijikkan. Masyarakat setempat menganggap bahwa si makhluk jahat itulah yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan para ternak.
Barry O Connor, biolog dari Universitas Michigan mengungkapkan bahwa chupacabra hanyalah anjing liar biasa yang terkena kudis. Penyakit yang bagi anjing bisa mematikan itu disebabkan oleh tungau berkaki delapan yang berdiam di lapisan bawah kulit. Tak hanya anjing liar yang bisa terkena penyakit ini, hewan lain yang rentan seperti coyote, juga bisa diserang oleh tungau ini sehingga akhirnya memiliki penampakan layaknya chupacabra.
Connor menjelaskan, tungau yang bertanggung jawab pada penyakit kudis anjing liar itu adalah Sarcoptes scabiei yang juga menyebabkan gatal pada manusia, disebut scabies atau kudis. Ia juga mengungkapkan bahwa kudis pada manusia memang mengganggu, tapi bukanlah merupakan gangguan yang serius. Sebabnya, manusia memiliki jumlah rambut atau bulu yang sangat sedikit dan populasi tungau pada manusia hanya 20-30 ekor tiap orangnya.
Manusia telah berevolusi selama ribuan tahun untuk mengembangkan perlawanan terhadap tungau, seperti dengan memiliki bulu yang lebih sedikit. Namun, ketika manusia mulai memelihara anjing, manusia juga mulai mentransfer tungau-tungau yang ada dalam tubuh mereka kepada si anjing. Tubuh anjing yang menjadi korban, menurut Connor, tampaknya tak cukup mampu untuk melawan parasit itu.
"Kapan saja anda berhubungan dengan parasit baru, efeknya sangat buruk. Pasti akan terdapat banyak kerusakan dan kematian bisa terjadi dalam tingkatan yang tinggi. Anjing yang belum pernah memiliki hubungan dengan tungau tak memiliki sejarah interaksi dengannya sehingga tak mampu mengembangkan pertahanan yang tepat terhadap serangannya," ungkap Connor yang juga merupakan professor biologi evolusi.
Pada anjing liar tak beruntung yang menjelma menjadi chupacabra ini, sejumlah besar tungau berdiam di lapisan bawah kulitnya dan mengakibatkan pembengkakan, menghasilkan penebalan lapisan kulit. suplai darah ke rambut terhenti sehingga bulu-bulu rontok. Pada kondisi tertentu, ada bukaan kulit yang memungkinkan bakteri masuk, mengakibatkan infeksi kedua yang mematikan. Alhasil, yang didapatkan adalah makhluk jelek, berkulit kasar dan bau, persis gambaran chupacabra.
Lalu, apa yang menjelaskan sebab makhluk itu menyerang ternak? "Karena kondisi anjing liar itu melemah, mereka sulit untuk berburu mangsa. Jadi, mereka terpaksa untuk memakan hewan ternak seperti domba dan kelinci karena lebih mudah untuk mendapatakannya. Ya, kejadiannya persis sama ketika gajah sumatra dirusak habitatnya sehingga menyerang lahan pertanian warga sekitarnya.
Anjing liar bukanlah satu-satunya hewan yang bisa terserang oleh tungau. Di daerah lain, dilaporkan bahwa tupai juga bisa diserang dan akhirnya menjadi sulit untuk bergerak, mengakibatkan lebih mudahnya tupai untuk terbunuh di jalan karena kecelakaan. Di Australia, tungau juga dilaporkan menyerang wombat. Si wombat ini dikabarkan mendapatkan tungau dari anjing domestik, sementara anjing domestik mendapatkannya dari manusia.
Nama Surya Paloh sudah tak asing lagi di telinga masyarakat khususnya penikmat berita politik. Orasinya yang menggelegar dan penampilannya yang nyentik karena memelihara brewok, membuat Surya populis di masyarakat.
Pada Oktober 2009 silam, Surya gagal memenangkan pertarungan menjadi Ketua Umum Partai Golkar setelah dipecundangi oleh rivalnya, Aburizal Bakrie (Ical) dengan selisih suara yang terbilang tipis. Karir Surya bersama Golkar pun kala itu terancam berakhir.
Namun, bukan Surya Paloh jika berhenti berkarya kendati gagal menjadi orang pertama Golkar. Dia pun kembali muncul dan mendeklarasikan organisasi massa (ormas) bernama Nasional Demokrat (Nasdem). Saat itu, organisasi tersebut dideklarasikan 1 Februari 2010 di Istora Senayan.
Dalam mendirikan Nasdem, pria kelahiran Kutaraja, Banda Aceh ini berhasil menggandeng sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Sri Sultan Hamengku Buwono X, Syafii Ma’arif, Siswono Yudhohusono, Khofifah Indar Parawansa, Budiman Sudjatmiko, Ferry Mursyidan Baldan, Didik J Rachbini, Akbar Faisal, Anies Baswedan, Meutya Hafid, dan lain sebagainya.
Banyak kalangan yang meragukan eksistensi Nasdem. Pasalnya, beberapa deklarator Nasdem dikenal sebagai “barisan sakit hati” dari partai politik. Namun, Surya tetap optimis bersama Nasdem dan terus menggelorakan visi-nya yakni “Kemerdekaan Indonesia yang Utuh”.
“Nasdem ini banyak dihuni anak-anak muda. Saya optimis Nasdem bisa membawa perubahan. Alhamdulillah, Nasdem semakin mengakar di daerah-daerah,” ujar Surya saat berbincang dengan okezone di Kantor Nasdem, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Surya bersikukuh menolak jika Nasdem disebut sebagai calon partai baru. Menurutnya, Nasdem adalah ormas yang ruang lingkupnya lebih luas dibanding partai politik. “Kami hanya ingin merestorasi Indonesia dari berbagai bidang. Masyarakat cukup mengapresiasi kehadiran Nasdem. Artinya apa? Silakan terjemahkan sendiri,” tandasnya.
Dalam upaya merestorasi Indonesia, pria yang malang melintang menjadi wartawan ini memiliki sejumlah cara. Di antaranya merestorasi negara-bangsa yang berupa upaya membangun keteladanan kepemimpinan, membangun karakter gotong royong sesuai dengan dasar Negara, dan membangun kepercayaan rakyat terhadap institusi negara.
Selain itu, dirinya juga akan menjadikan Nasdem sebagai ormas yang merestorasi kehidupan rakyat yang membawa nilai-nilai kebajikan, spiritualitas kebangsaan, solidaritas sosial, kearifan budaya lokal, dan etos kerja yang produktif.
“Kami juga ingin merestorasi kebijakan internasional, dengan cara berupaya membangun keseimbangan baru dalam tata dunia yang lebih adil, damai dan menjaga kelestarian alam semesta,” tandas suami dari Rosita Barack tersebut.
Kini, Nasional Demokrat terus berkembang dan memiliki pengurus di daerah seperti Aceh, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lainnya. Bahkan, Partai Golkar mulai terganggu dengan hadirnya Nasdem. Dimana, Golkar penah mengeluarkan pernyataan agar kadernya tidak bergabung dengan Nasdem.
Kendati hakikat berpolitik adalah kekuasaan, Surya tetap enggan jika Nasdem disamakan dengan partai. Padahal, santer beredar kabar Nasdem akan berubah wujud menjadi partai pada 2011. Akankan Surya Paloh bersama Nasdem akan berkibat pada waktu mendatang? Kita lihat nanti.
Anda orang Indonesia? Bila iya, apa yang menjadi kebanggaan Anda sebagai warga negara Indonesia? Mungkin akan sedikit bingung untuk menjawabnya. Banyak yang berkata negeri ini melimpah akan kekayaan alam, termasuk pendapat yang menyebut orang Indonesia dikenal ramah.
Tapi nyatanya ada pula sebagian orang yang kesal dengan bangsa ini utamanya pemerintah. Persoalan korupsi, kesejahteraan yang timpang dan kinerja pemerintah yang kerap disebut "pas-pas-an" kian menjadi cibiran masyarakat.
Kendati begitu, kita patut berbangga dengan Indonesia. Prestasi sejumlah anak bangsa di kancah Internasional buktinya. Sebut saja, Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal BJ Habibie. Presiden RI ke-3 ini punya prestasi gemilang di bidang transportasi yakni pesawat udara.
BJ Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936. Anak ke-4 dari delapan bersaudara ini memulai bangku kuliahnya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955.
Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa cum laude. Selepas itu, Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg, sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang (1965-1969) dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973).
Kembali ke Indonesia, Habibie pun menyumbangkan ilmu yang dimiliki untuk kemajuan teknologi bangsa ini. Berdasarkan data dari sejumlah artikel media massa, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) pada 11 Oktober 1985. IPTN kemudian diresktrukturisasi menjadi PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
Habibie dalam skala internasional terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.
Kejeniusan Habibie juga dibuktikan ketika menemukan teori-yang disebut dunia internasional sebagai teori-krack progression. Teori ini menemukan perhitungan titik rawan kelelahan badan pesawat.
Titik rawan kelelahan ini biasanya pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin. Elemen inilah yang mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat.
Ketika menyentuh landasan, sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin ini menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (krack). Titik rambat tersebut semakin hari kian memanjang dan bercabang-cabang.
Habibie-lah yang kemudian menemukan bagaimana rambatan titik krack (keretakan) itu bekerja. Dengan teori ini industri pembuat pesawat bisa mengerjakan badan pesawat dengan perhitungan yang lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.
Atas berbagai prestasinya, Habibie mendapat ganjaran dengan sejumlah penghargaan di antaranya bidang kedirgantaraan, Theodhore van Karman Award, yang dianugerahkan oleh International Council for Aeronautical Sciences.
Berminat belajar ke Jepang tapi masih bingung tentang banyak hal? Datang saja ke konsultasi gratis untuk Kamu yang ingin belajar ke Jepang.
Konsultasi ini akan diberikan oleh Pimpinan Pandan College, Richard Susilo. Dia khusus datang dari Jepang awal Oktober ini untuk memberikan bimbingan atau konsultasi gratis bagi siapapun yang serius ingin belajar di Jepang
Sesi konsultasi dibuka pada 12-22 Oktober 2010 di Hotel Nikko Jakarta, dan di Pandan College Bali pada 23-31 Oktober mendatang.
Karena keterbatasan waktu, setiap peserta konsultasi hanya mendapat jatah waktu satu jam. Karena itu, Kamu harus segera mendaftar melalui Sekolah Bahasa Jepang Pandan College. Nomornya, 0361-255-225.
Program Studi PPKn FKIP UNRI mempunyai visi, yaitu menjadikan Program Studi sebagai pelaksana dari Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Jurusan P-IPS) dalam bidang ilmu tahun 2020. Program Studi PPKn dari Jurusan (P-IPS) sebahagian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mampu menjadikan program studi yang melaksanakan untuk mencapai Research University dalam memelihara, mengembangkan, menemukan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kewarganegaraan, sehingga unggul mengaplikasikan Pola Ilmiah Pokok Universitas, nilai moral kebudayaan dan peradapan yang bermanfaat bagi calon-calon guru akademis dan professional, sehingga bermanfaat bagi masyarakat Riau umumnya.
M I S I
Program Studi PPKn FKIP UNRI mempunyai misi sebagai berikut :
1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) kependidikan yang berkualitas dan mempunyai keunggulan, kemampuan menerapkan manajemen terpadu dalam aspek kehidupan.
2. Memanfaatkan Otonomi Daerah dalam melaksanakan lima pilar Pemerintah Daerah Riau.
3. Mewujudkan manusia kependidikan dalam bidang PPKn beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
4. Mewujudkan manusia kependidikan berkemampuan akademik dan professional yang berjiwa dan semangat kewirausahaan (entrepreneurship).
5. Mewujudkan manusia kependidikan dan berkemampuan untuk melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat dalam rangka kesejahteraan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
TUJUAN
1. Mendidik Mahasiswa sehingga mampu mengaplikasikan ilmu sosial dan PPKN untuk mensejahterakan dirinya sendiri, masyarakat dan umat manusia pada umumnya.
2. Membina penyelenggaraan proses belajar mengajar sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan terampil sesuai dengan keahliannya.
3. Memberdayakan tenaga pengajar sehingga menjadi tenaga professional di bidang sosial dan PPKn.
Beliau lahir pada tahun 1985 tetapi diubah pada ijazah SD tahun 1984 sehingga secara administratif beliau berusia 26 tahun. pada waktu kecil aktivitas beliau akrab dengan kehidupan di air, berenang sudah merupakan kewajiban dan beliau jago berenang sampai pada SMU dipekanbaru kecepatan berenang beliau tidak terkalahkan,beliau merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara tidak hanya diam dan bermanja walaupun layaknya anak bungsu pasti dimanja, masa kecil selain akrab dengan kehidupan laut, menjual kue (kue bungkol buatan ibu saya-kue bungkol kue asli suku laut) dan menjual es lilin, sudah merupakan kebiasaan lain selain berendam berjam-jam dilaut.
Pada saat kecil waktu dikampung beliau akrab dipanggil JONO, ketika Jono kecil masuk sekolah bakat intelektual sudah ditunjukan dengan baik.
Walaupun nama terkesan berasal dari daerah jawa, namun beliau adalah putra Riau asli yang berasal dari Suku Laut (Duanu) Indragiri Hilir.
Awalnya orang laut memang berada dalam satu komunitas yang disebut Orang Laut atau Sea People’s, namun setelah jatuh kerajaan Malaka dan surutnya Kerajaan Johor, orang Laut kembali ke Laut,
Arti kata Suku Duanu berasal dari bahasa Masyarakat suku Duanu itu sendiri yaitu Dua’(Jauh) dan Nu (Disana) yang artinya adalah adalah sekelompok anggota masyarakat yang berada jauh disana.
Pendapat lain juga mendefenisikan Duanu Berasal dari bahasa Belanda ( Duane ) yang artinya Pajak, Ini terkait dengan sikap dan mental masyarakat suku laut yang tidak mahu menyetor pajak pada raja, saat itu massa pemerintahan Riau Lingga, karena masyarakat suku laut merasa mereka adalah orang kerahan (Penguasa) dilaut. (KKBMDR (Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Duanu Riau). 2003 : 3).
Riwayat Pendidikan.
a. SD (Sekolah Dasar).
SDN 045 Concong Luar, pada tahun 1994–1999
b. SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama).
SLTPN 03 Kecamatan Kuindra, pada tahun 1999–2001
c. SMA (Sekolah Menengah Atas).
SMAN 7 Pekanbaru, pada tahun 2001-2003
d. Strata-1 (Sarjana).
Prodi PPKn FKIP UNRI, pada tahun 2003-2006. (Program S1 selesai pada februari 2006 artinya selama 3 tahun,7 bulan).
Speed Tendangan/Kaki Tercepat pada kejuaraan Tarung Derajat Se-Sumatra Tahun 2002.
HASIL KARYA.
1. Karya Ilmiah
a. Skripsi “Peranan Kaum Terdidik Dalam Memotivasi Anak Suku Laut Duanu Usia Sekolah Untuk Memasuki Pendidikan Formal Di Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir”.
b. Thesis “Patron Klien Masyarakat Suku laut Duanu pada Etnis Cina di Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir”.
c. Modul “Pendidikan Generasi Muda”.
2. Lagu-lagu Ciptaan.
a. 1 Album PopRock Alternatif (Hormatku Untuk Cinta) bersama MissedCalls Band (Mcb), Hit Singgle “Hapuskan Cintamu Padanya”.
b. 1 Album Lagu Daerah Suku LAut Duanu (Piak Duanu Lap Ne Dolak) bersama MissedCalls Band (Mcb), Hit Single “Gile Bayang”
c. 1 Album PopRock Alternatif (Bila Kau Rindu Aku) bersama PostModerism Band (PM), Hit Singgle “Bila Kau Rindu Aku”.
Organisasi.
1. Sekolah Dasar
Ketua Kelas dari Kelas IV – VI
2. Sekolah Menengah Pertama
* Ketua kelas dari kelas II-III
* Ketua bidang olah raga Osis SLTP 3.
3. Sekolah Menegah Atas.
* Ketua kelas dari kelas II-III
* Ketua bidang olah raga Osis SMU 7.
4. Perguruan Tinggi.
* Ketua Bidang PTKP HMI UNRI periode 2004-2005
* Ketua Bidang Minat Bakat HIMA PPKn periode 2004-2005
* Bupati Mahasiswa PPKn Periode 2005–2006.
* Ketua Umum Dewan Penasehat Tarung Derajat UNRI
* Pimpinan Staff Pengembangan Labor PPKn FKIP UNRI
* DLL.
5. Diluar Kampus.
* Ketua Umum IRMDI-Suku Laut peroide 1999-2000
* Ketua Umum Komunitas Anak Laut Duanu Kreatif periode 2008-Sekarang.